7 Manfaat Bulu Ayam Bagi Manusia

7 Manfaat Bulu Ayam Bagi Manusia

 

Ayam merupakan unggas yang paling sering ada dirumah-rumah ayam memiliki banyak manfaat daging ayam untuk kesehatan, bahkan banyak sekali manfaat unggas ayam ini, mulai dari telurnya, dagingnya yang penuh dengan protein meskipun juga ada beberapa bagian yang memiliki lemak, adapula bulu ayam yang sering dimanfaatkan untuk bahan kerajinan, serta sampai pada tulang-tulang dari ayam yang dapat dimanfaatkan untuk sebagai bahan makanan pula. Dengan adanya kreativitas untuk mengolah ayam, tentu akan banyak yang dapat diperoleh dari ayam ini.

Dapat dikatakan bahwa ayam memiliki banyak manfaat serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, apabila mereka mampu untuk mengolahnya dengan baik. Diantara pengolahan untuk bahan kerajinan adalah dengan memanfaatkan bulu ayam untuk berbagai bahan kerajinan, mulai dari bahan kerajinan dengan harga yang murah sampai pada harga yang mahal. Untuk itu pada kesempatan kali ini kami akan banyak mengulas mengenai berbagai macam kerajinan yang dapat dihasilkan oleh bulu ayam ini. Lebih tepatnya kami akan membahas mengenai manfaat bulu ayam yang tentu sangat wajib anda ketahui. Berikut kami ulas manfaat dari bulu ayam.

Manfaat bulu ayam

  1. Dijadikan kemoceng

Sudah tidak asing lagi bukan dengan yang bernama kemoceng ini ? tentu tidak. Saat ini di daerah pedesaan hampir semua memiliki kemoceng yang diperoleh dari bulu ayam ini. harga kemoceng memang tidak begitu mahal. Tetapi setidaknya hal inipun dapat meningkatkan penghasilan masyarakat, dari pada bulu ayam yang langsung dibuang begitu saja.

  1. Untuk isi bantal

Kita ketahui ada kalanya isi bantal atau guling itu berasal dari bulu ayam atau bulu itik atau bulu-bulu unggas yang lainnya.

  1. Sebagai hiasan dinging

Selain dapat dimanfaatkan sebagai kemoceng, ternyata bulu ayam pun dapat dimanfaatkan sebagai hiasan dinding, dapat dibuat baground untuk lukisan atau sejenisnya, hal ini pun tergantung pada kreativiatas seseorang dalam mengelolanya. Hiasan-hiasan dinding ini pun akan lebih mendapatkan harga yang tidak cukup murah tetapi tidak cukup malah pula, namun dengan memanfaatkan bulu ayam untuk hiasan dinding seperti halnya dalam bulu ayam itu terdapat lukisan dan lain sebagainya akan menjadikan nilai tambah dan nilai harga jual di kalangan masyarakat. Uniknya lagi ketika hiasan dinding ini benar-benar diolah dengan baik dan bisa sampai ekspor keluar

  1. Untuk membuat kok

Kok yang digunakan untuk batminton itupun ada yang terbuat dari bulu ayam. Tentu tidak muda membuat kok ini, karena beberapa kok bulu ayam yang digunakan dapat dibilang cukup kaku sehingga apabila digunakan untuk bermain bulu tangkis akan lebih nyaman.

  1. Dijadikan Tepung Bulu Ayam

Tepung bulu ayam ini bermanfaat untuk digunakan sebagai bahan pangan ternak, cara untuk mengolah tepung bulu ayam inipun akan di jelaskan pada penjelasan dibawah ini nantinya.

  1. Untuk hiasan gelang

Selain untuk hiasan dinding, tidak jarang kita sering melihat bahwa pada aksesoris bagian gelang pun ada yang isinya bulu ayam, atau bahkan tidak hanya gelang, pada kalung atau bandol kalung pun terkadang sudah ada yang memanfaatkan bulu ayam untuk hiasan dan memperindah bentuknya, meskipun dengan polesan beberapa warna dari cat.

  1. Sebagai bahan acsesoris anting

Sama halnya dengan hiasan gelang, pada acsecoris anting pun dapat memanfaatkan bulu ayam untuk bandol antingnya. Tentu dengan beberapa polesan sehingga bulu ayam ini dapat terlihat elegan dan indah jika digunakan untuk hiasan anting anting.

Dari ketujuh manfaat bulu ayam ini, mungkin yang masih tampak asing adalah tepung bulu ayam. Bila kok, hiasan, gelang, bantal, kemoceng, ini sudah jelas adanya dan sudah umum dapat ditemukan dan dilihat dengan nyata. Namun untuk dijadikan tepung bulu ayam bagi mereka yang tidak mengetahui jauh tentang manfaat bulu ayam mungkin belum mengetahui manfaatnya sejauh ini. Untuk itu pada kesempatan kali ini pun kami akan membahas sedikit mengenai bagaimana membuat tepung bulu ayam sebagai pakan ternak dari bulu ayam ini.

Cara Membuat Tepung Bulu Ayam

Ada 3 cara mengolah bulu ayam menjadi tepung bulu ayam sehingga dapat dimanfaatkan untuk makan ternak. Ada pula manfaat bulu ayam ini terdiri dari pengelolaan melalui perlakuan fisik, pengolaan melalui perlakuan kimiawi dan pengelolaan melalui kedua jenis perlakuan tersebut. Adapun setiap jenis dan cara pengelolaan akan dibahas pula saat ini.

  1. Pengelolaan dengan perlakuan fisik.

Carilah bulu ayam yang berkualitas sebanyak-banyaknya. Olahlah bulu ayam melalui perlakuan fisik. Perlakuan fisik pada bulu ayam dapat dilakukan dengan memberikan temperatur dan tekanan pada sebanyak 3,2 atmosfer. Sebelum memberikan tekanan sebanyak 3,2 atmosfer terebih dahulu anda perlu merebus bulu ayam dengan wajan yang tertutup. Rebuslah selama kurang lebih 45 menit agar bulu ayam menjadi mudah digiling. Setelah ini keringkan dengan temperatur 600 C setelah kering gilinglah bulu ayam ini sampai benar-benar halus.

  1. Pengelolaan dengan perlakuan kimiawi

Cara yang pertama adalah sama dengan point pertama yaitu dengan mengumpulkan banyak bulu ayam yang akan diolah, kemudian pengelolaan secara kimiawi ini dibutuhkan NaOH sebanyak 6% dan diberi tekanan sebanyak 64,6 % panaskan dengan secukupnya saja, karena apabila pemanasan terllau lama dapat menyebabkan kerusakan pakan ternak atau tepung bulu ayam dengan ditandai reaksi kecoklatan. Sehingga warna tepung bulu ayam ini tidak begitu bagus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa hasilnya atau kualitasnya tidak baik. Untuk itu dalam mengelola perlakuan kimia ini harus benar-benar jeli dan teliti.

  1. Pengelolaan dengan fisik dan kimiawi (kombinasi)

Pengelolaan kombinasi artinya dari kedua cara tersebut dikombinasikan menjadi satu cara yang dimana hal ini akan membuat hasil menjadi lebih baik dan lebih maksimal lagi. Dengan demikian sangat diharapkan adanya pengelolaan tepung bulu ayam secara enzimatis dengan fermentasi. Tentunya dengan mempertimbangkan berbagai sumber enzim proteolik yang digunakan untuk membuat tepung bulu ayam

Itulah cara mengelola bulu ayam agar menjadi tepung bulu ayam, dengan melakukan pengelolaan ini tentunya akan membantu saudara untuk medapatkan penghasilan dari hasil kreativitas yang anda buat.

Itulah manfaat dan cara mengelola salah satu manfaat dari bulu ayam, semoga bermanfaat.

 

Hubungi Customer Service Kami Untuk Info Lengkap (24 Jam ) :
☎️WA 08129732623
☎️Telegram 081214952061
www.Bolavita1.com
Ternak Ayam Warna Warni Kesukaan Anak-Anak

Ternak Ayam Warna Warni Kesukaan Anak-Anak

 

Kondisi serba sulit di tengah pendemi, membikin orang-orang dipaksa kreatif membaca potensi bisnis yang menjanjikan. Sebut saja bisnis bunga yang akhir-akhir ini meraup cuan dengan menargetkan ibu-ibu pencinta bunga.

Melihat adanya potensi itu, seorang pemuda asal Desa Pohuwato Timur, Kabupaten Pohuwato, lantas mencoba untuk beternak ayam warna-warni. Dan benar saja, bisnisnya tersebut rupanya tidak kalah menguntungkan dengan bisnis bunga.

Pemuda itu bernama Rahmat Sakue (27). Kepada Dulohupa.id ia mengaku telah menggeluti bisnisnya tersebut kurang lebih dua minggu terakhir. Rahmat yang biasa disapa Andika itu, mengaku mencoba bisnis tersebut karena melihat warga lainnya yang juga menangkap peluang bisnis tersebut.

“Saya awalnya memang hobi beternak ayam, tapi kalau untuk yang ayam warna, ini yang pertama kali,” kata Andika kepada Dulohupa, Kamis (5/11/).

Sebetulnya kata Andika, target konsumen untuk bisnis ini adalah anak-anak. Sebab, mereka memang suka dengan ayam yang berwarna tidak beda dengan ayam lainnya. Apalagi momentum sekolah tutup, yang mengharuskan mereka anak-anak hanya menghabiskan waktunya di rumah.

“(Karena) Orang tua khawatir anak-anaknya bosan di rumah saja, pembelajaran daring begitu membosankan, dan untuk melepas kebosanan pada anak-anaknya, mereka kemudian membelikan mereka sepasang ayam warna-warni sebagai teman bermain mereka selama di rumah,” bebernya.

Positifnya kata Andika, menjual ayam warna-warni kepada anak-anak secara langsung mengajarkan mereka untuk beternak ayam sedari dini.

“Meskipun baru satu dua ekor yang mereka rawat dan jaga, tapi saya berpikir itu merupakan langkah awal untuk mengenalkan mereka tentang beternak,” tambahnya.

Jadi Bisnis Menguntungkan

Baca Juga : Beteranak Ayam Pedaging Broiler Yang Menguntungkan

Menyadari tingginya minat beli masyarakat terhadap ayam warna-warni ini, Andika pun menambah kapasitas kandangnya. Katanya, ia bahkan menambah satu kandang baru khusus untuk ayam warna-warni tersebut.

“Di rumah saya punya banyak ayam, dari ayam kampung yang saya ternakan sampai dengan ayam bangkok, tapi karena tren ayam warna mulai tinggi, saya kemudian menambah kandang baru untuk dihuni ayam warna-warni.” kata Andika.

Kini, yang awalnya hanya memelihara empat ekor ayam saja, kini Andika sudah memiliki 35 ekor ayam yang siap dijual.

“Peluang bisnis memang terbuka, dari bisnis menjual ayam DOC yang sudah diwarnai, juga bisa menjual ayam tersebut ketika dewasa, harga jualnya pada umur DOC tergolong murah, per ekornya dijual dengan harga Rp 5 ribu saja, dan ketika besar nanti, kita bisa menjualnya dengan harga ayam pada umumnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Azan (31) yang ditemui Dulohupa.id secara terpisah, juga mengaku mulai suka beternak ayam warna-warni.

“Pada awalnya saya hanya membeli beberapa ekor untuk mainan anak-anak di rumah agar tidak bosan, namun semakin ke sini saya mulai suka dan memutuskan untuk membeli dengan jumlah yang banyak dan mulai menernakan ayam warna-warni ini,” jelas Azan.

Azan yang sehari-hari bekerja sebagai kuli itu mengatakan, beternak ayam warna ini sebenar memiliki peluang bisnis yang bagus. Karena menurutnya, para penjual ayam warna itu hampir setiap minggu (waktu pasar Marisa) selalu menjual ayam warna-warni yang dijual masih seumuran DOC.

“hanya saja tren ayam warna ini mulai diminati saat pandemi, jika ibu-ibu suka bunga mungkin saya dan anak saya suka beternak ayam warna,” jelasnya.

Kata Azan juga, selain memiliki warna yang bervariasi, ia mengakui bentuk dari ayam warni sangat lucu dan sangat disukai oleh anak-anak juga dirinya.

“Saya kalau lelah dari pulang kerja, saya belum mandi atau bersih-bersih dulu, saya langsung ke kandang ayam warna itu, ketika melihat mereka, lelah saya terbayarkan,” tutupnya.

Penyebutan terhadap ayam warna warni sendiri sebetulnya tidak merujuk pada jenis ayam, sebab sebetulnya ini adalah jenis ayam DOC atau boiler yang masih kecil, tetapi diwarnai dengan bahan pewarna tekstil.

Hubungi Customer Service Kami Untuk Info Lengkap (24 Jam ) :
☎️WA 08129732623
☎️Telegram 081214952061
www.Bolavita1.com
Beternak Ayam Broiler Pedaging Yang Menguntungkan

Beternak Ayam Broiler Pedaging Yang Menguntungkan

Sebelum kita memulai usaha ternak, satu hal penting untuk dipertimbangkan adalah biaya atau modal untuk beternak. Sama halnya seperti saat ini kita ingin memulai usaha ternak ayam broiler, kita perlu memikirkan berapa kisaran biaya yang dibutuhkan untuk memenuhi semua kebutuhan yang diperlukan selama masa beternak. Yuk simak artikel ini untuk mengetahui hitung-hitungan biaya beternak ayam potong broiler!

Kenapa Beternak Ayam Broiler?

Tahukah bahwa kebutuhan ayam potong broiler saat ini selalu meningkat? Ya betul, masyarakat Indonesia saat ini hampir setiap hari selalu memakan ayam. Kebutuhan masyarakat akan ayam yang selalu stabil membuat pasar ayam potong broiler ini akan selalu laku.

Seperti yang kita tahu bahwa ayam broiler adalah ayam ras pedaging bukan petelur. Jadi, ayam broiler ini dikhususkan untuk dipanen hasil dagingnya bukan telurnya. Meskipun begitu, baik ayam pedaging maupun ayam petelur memiliki keunggulan yang hampir sama. Yuk kita simak apa sih untungnya beternak ayam broiler!

Pertumbuhan Ayam Broiler Yang Relatif Cepat

Ayam potong broiler memiliki siklus produksi yang relatif cepat yaitu sekitar 4-6 minggu. Peternak hanya membutuhkan waktu yang singkat untuk membudidayakan ayam potong broiler. Terlebih lagi dalam kurun waktu tersebut dapat menghasilkan ayam berbobot sekitar 1,5 kilogram per ekornya.

Perkembangan atas permintaan ayam potong broiler yang cukup besar membuat para peternak perlu memproduksi banyaknya ayam sesuai dengan permintaan pasar. Maka dengan waktu produksi yang cukup singkat itu akan mengimbangi kebutuhan daging yang harus dipenuhi dalam waktu sesingkat-singkatnya.

Sistem Pemeliharaan Yang Efisien

Berbicara soal peternakan mestinya kita sudah paham kalau ini bukan sekedar panen saja tetapi juga pemeliharaannya. Pemeliharaan yang baik cukup berpengaruh untuk hasil produktivitas daging ayam broiler. Maka, sebelum beternak kita perlu mempertimbangkan lagi cara pemeliharaannya.

Untungnya, ayam broiler ini memiliki sistem pemeliharaan yang efisien lho! Dalam pelaksanaannya, kita tidak memerlukan lahan yang terlalu luas dan lebar yang penting cukup untuk sejumlah ekor yang diternak. Biaya pembuatan kandangnya pun jauh lebih murah berbeda dengan kandang untuk hewan yang lebih besar seperti sapi dan kerbau atau ternak kecil lainnya seperti domba dan kambing.

Didukung oleh Kuatnya Industri Hilir

Industri hilir mendukung perkembangan peternakan ayam potong broiler. Mereka mendukung peternak dengan menyiapkan pembibitan. Pada umumnya, pembibitan tersebut akan memproduksi berbagai jenis galur atau strain. Galur adalah generasi keturunan hasil dari perkawinan sekerabat dalam berbagai tingkat.

Bernilai Ekonomis

Masyarakat dapat membeli daging ayam tanpa merogoh banyak uang karena harganya cukup terjangkau. Konsumen sangat meminati daging yang berserat juga berbobot badan yang tinggi.

Nah, dengan waktu pemeliharaan yang singkat memberikan keuntungan pada perputaran modal. Beternak ayam broiler ini sangat cocok buat kamu yang memang tidak sabaran. Mengapa? Karena tidak perlu waktu yang lama buat balik modal juga dapat untung dalam tempo yang relatif cepat.

Konversi Pakan Yang Kecil

Konversi pakan dihitung melalui Feed Convertion Ratio atau yang dikenal juga dengan FCR. FCR ini adalah jumlah pakan yang diberikan untuk menghasilkan 1 kg bobot ayam ras pedaging semasa hidupnya. Semakin kecil nilai FCR semakin baik hasilnya. Mengapa demikian? Karena ayam menyerap nutrisi lebih baik dan pakan terkonversi menjadi daging secara optimal.

Kebanyakan ayam broiler pada fase finisher ini memiliki FCR yang kecil. Uniknya lagi, ayam ras pedaging yang berusia muda banyak yang sudah siap dipotong dengan konversi pakan kecil. Meskipun usianya masih muda, daging yang dihasilkan tetap berserat lunak seperti ayam broiler lainnya.

Intinya keunggulan dalam beternak ayam broiler adalah peternak dapat menghasilkan daging yang siap diolah dalam waktu yang relatif singkat. Sehingga waktu pemeliharaan tidak lama dan peternak dapat segera menjual dagingnya. Makannya, peternakan ini semakin hari semakin populer di Indonesia.

Setelah kita membahas keunggulannya, seperti yang kita tahu bahwa pada artikel ini kita akan membahas biaya yang dibutuhkan untuk beternak ayam broiler. Pada kesempatan sebelumnya di artikel yang berjudul Cara Beternak Ayam Broiler Menguntungkan” kita sudah membahas hitungan modal secara kasar.

Berdasarkan hasil data yang dikumpulkan dari 2019 – 2021, kali ini mari kita bahas satu persatu secara rinci. Yuk simak!

Biaya Pembuatan Kandang Ternak Ayam

Pembuatan Kandang Ayam Broiler

Jenis Kandang Ayam

Sebelum kita membahas biaya yang dibutuhkan untuk membuat kandang ayam potong broiler, kita perlu tahu dulu jenis atau tipe dari kandang yang akan dibuat. Jenisnya sendiri ada dua macam yaitu:

Tipe Terbuka (Open House System Litter)

Tipe open house adalah tipe yang paling populer digunakan para peternak di Indonesia. Kandang dengan tipe terbuka sangat cocok untuk iklim tropis karena sirkulasi udaranya lumayan cukup. Biaya yang dibutuhkan pun relatif murah.

Meskipun murah pasti ada pro dan kontranya alias kelebihan dan kekurangannya. Kekurangan dari tipe terbuka adalah sirkulasi udara dan suhu kandang sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan luar baik panas, lembab, dan angin.

Mengingat kondisi iklim di Indonesia yaitu iklim tropis dengan perubahan cuaca yang ekstrim rupanya sangat berdampak pada kandang ayam. Dataran rendah Indonesia memiliki suhu yang tinggi dan angin yang kencang. Dataran tinggi Indonesia memiliki suhu yang dingin dan kelembaban udara yang tinggi.

Nah, dari kesimpulan tersebut dapat kita pahami bahwa jika tidak diurus dengan baik maka pertumbuhan, perkembangan, hingga kesehatan ayam akan sangat terpengaruh bahkan menimbulkan masalah. Masalah tersebut akan sangat mempengaruhi hasil produksi daging.

Tipe Tertutup (Closed House System)

Nah, tipe yang kedua adalah tipe tertutup atau dikenal juga sebagai Closed House. Tipe ini memang tidak banyak dipakai oleh para peternak di Indonesia namun tipe ini sangat populer di banyak negara maju.

Kandang dengan tipe tertutup pada peternakan ayam potong broiler ini dapat disebut kandang otomatis. Mengapa? Karena kandang tipe tertutup dapat mengatur kondisi lingkungan di dalam kandang menggunakan sistem tertentu yang dipasang pada kandangnya.

Kelebihannya adalah kondisi lingkungan seperti suhu atau kehangatan, kelembaban udara bisa disesuaikan dengan kondisi ayam broiler. Jadi, pertumbuhan dan perkembangan para ayam di dalamnya akan sangat optimal.

Kelemahannya adalah pada biaya. Seperti yang kita tahu bahwa sistemnya bersifat otomatis maka ada teknologi yang digunakan. Biaya yang dibutuhkan akan teknologi tersebut lumayan tinggi. Jadi, tipe tertutup membutuhkan investasi dan beban operasional yang sangat tinggi.

Ukuran Kandang Ayam

Selain jenis kandang yang akan digunakan kita juga perlu membahas dulu ukuran kandang yang ideal untuk ayam potong broiler. Mengapa ukuran bersifat penting? Karena urgensinya dalam menentukan biaya dan memenuhi kebutuhan dari ternak itu sendiri.

Ukuran Ideal Kandang

Di Indonesia, kebanyakan para peternak mengisi tiap meter persegi (m2) dengan 8 sampai 12 ekor ayam potong broiler. Untuk tinggi kandangnya sendiri biasanya berada pada kisaran 2,25 sampai 2,5 meter. Untuk lebarnya itu biasanya 4 sampai 8 meter.

Ukuran tersebut adalah ukuran per meter perseginya yang diisi oleh 8 sampai 12 ekor ayam broiler. Biasanya jika ukurannya melebihi ukuran ideal tersebut, suhu di dalam kandang akan cepat meningkat dan mempengaruhi pertumbuhan ayam.

Tingkat Kepadatan Populasi

Nah, selain ukuran kandang kita juga perlu mengetahui tingkat kepadatan populasi berdasarkan umur ayam. Untuk menentukan jumlah kepadatan suatu kandang kita bisa menggunakan hitungan berikut:

Umur Populasi Kepadatan Ayam (m2)
1 Hari – 1 Minggu 40 – 50 ekor
2 Minggu 20 – 25 ekor
> 2 Minggu 8 – 12 ekor

Nah, itu dia tingkat kepadatan yang ideal atau bisa ditoleransi agar suhu kandang tidak cepat panas. Tubuh ayam broiler pun tidak akan cepat kehilangan energinya akibat panas yang berada di dalam kandang.

Biaya Yang Dibutuhkan Kandang Ayam Potong

Asumsikan kita membutuhkan kandang untuk 500 ekor dengan jenis kandang terbuka. Harga dibawah ini adalah untung kandang yang akan terbangun dengan minimal lebar 7 meter dan 8 ekor ayam per satu meter perseginya. Berikut tabel bahan dan biaya yang dibutuhkan:

Bambu 20 Batang Rp. 200.000
Kayu Batangan dan Papan Rp. 1.000.000
Paku dan Kawat (Pertukangan) Rp. 90.000
Upah Karyawan untuk 2 Orang Rp. 2.000.000
Biaya Lainnya Rp. 1.000.000
Total Rp. 4.290.000

Tabel tersebut menunjukkan jumlah biaya yang dibutuhkan oleh peternak dengan jumlah ternak sebanyak 500 ekor ayam broiler. Total yang dibutuhkan untuk sekitar 500 ekor sekitar Rp. 4.290.000. Jadi, jika ingin beternak sebanyak 1000 ekor kita bisa menjumlahkannya melalui hasil biaya untuk 500 ekor yaitu Rp. 4.290.000 dikalikan 2 hasilnya adalah Rp. 8.580.000. Hitungan kasar ini berdasarkan data yang dikumpulkan tahun 2020.

Harga yang diestimasikan tersebut adalah perkiraan saja bukanlah harga real. Harga real sendiri disesuaikan oleh kondisi setiap daerah seperti apakah tanah yang digunakan merupakan tanah sewa atau pribadi, harga bahan-bahan dasar dan tenaga kerja yang setiap daerah berbeda.

Biaya Pembelian DOC Ayam Broiler

Sebelumnya Chickin sudah membahas tentang DOC Ayam Broiler pada artikel yang berjudul “Cara Memilih DOC Ayam Broiler”. Nah, sama seperti yang sudah dibahas bahwa biaya yang dibutuhkan juga berbeda-beda tergantung wilayahnya. Berikut akan disematkan kembali tabel harga DOC Ayam Broiler.

Wilayah Provinsi Kota DOC Polos DOC Super
Jawa Semua Kota Rp. 8.000 Rp. 10.000
Sumatera Batam Rp. 10.200 Rp. 12.400
Lubuk Linggau Rp. 10.300 Rp. 12.500
Palembang Rp. 9.700 Rp. 11.900
Pekanbaru Rp. 10.300 Rp. 12.500
Lampung Rp.9.800 Rp. 12.000
Padang Rp. 10.100 Rp. 12.300
Pangkalpinang Rp. 10.200 Rp. 12.400
Bengkulu Rp. 10.000 Rp. 12.200
Jambi Rp. 9.900 Rp. 12.100
Tanjung Pandan Rp. 9.700 Rp. 11.900
Tanjungpinang Rp. 10.200 Rp. 12.400
Medan Rp. 10.400 Rp. 11.600
Aceh Rp. 12.000 Rp. 14.900
Kalimantan Banjarmasin Rp 10.600 Rp. 12.800
Palangkaraya Rp. 10.200 Rp. 12.400
Sampit Rp. 11.000 Rp. 13.600
Balikpapan Rp. 11.300 Rp. 13.500
Pangkalan Bun Rp. 10.100 Rp. 12.300
Pontianak Rp. 10.500 Rp. 12.700
Tarakan Rp. 11.400 Rp. 13.600
Berau Rp. 11.600 Rp. 13.800
Kota Baru Rp. 11.500 Rp. 13.700
Batu Licin Rp. 11.900 Rp. 14.100
Sulawesi Makassar Rp. 11.100 Rp. 13.300
Palu Rp. 12.400 Rp. 14.600
Gorontalo Rp. 12.700 Rp. 14.900
Kendari Rp. 12.400 Rp. 14.600
Luwuk Rp. 11.800 Rp. 14.000
Manado Rp. 12.700 Rp. 14.900
Ambon Rp. 12.500 Rp. 14.700
Ternate Rp, 12.500 Rp. 14.700
Papua Manokwari Rp. 14.100 Rp. 16.300
Biak Rp. 16.200 Rp. 18.400
Jayapura Rp. 15.700 Rp. 17.900
Nabire Rp. 16.400 Rp. 18.600
Sorong Rp. 14.700 Rp. 16.900
Timika Rp. 16.400 Rp. 18.600

Nah, itu dia tabel harga bibit ayam broiler baik polos maupun super yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Perlu diingat kembali bahwa harga tersebut didapatkan dari berbagai sumber (2019) dan merupakan bentuk dari perkiraan saja. Harga DOC ayam broiler ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai negosiasi peternak dengan penjualnya.

Biaya Pakan Ternak Ayam Potong Broiler

Tempat Makan dan Minum Ayam Broiler

Memegang peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan ayam broiler, pakan juga memerlukan modal yang cukup banyak. Pakan untuk ternak ayam broiler sendiri terdiri dari berbagai macam yang sudah dijelaskan pada artikel yang berjudul Jenis – Jenis Pakan Ayam Yang Bernutrisi Tinggi”.

Takaran Pakan Ayam Potong

Sebetulnya pakan ini sudah ada takaran khusus yang dibagi berdasarkan umurnya. Hitungan ini diasumsikan untuk 100 ekor ayam mulai dari fase starter hingga finisher. Pemberian pakan disesuaikan dengan umur DOC broiler agar bobotnya dapat terus dipantau.

  1. Minggu pertama yaitu hari pertama hingga hari ketujuh, DOC ditempatkan ke indukan atau pemanas dan segera diberi air minum hangat bisa ditambah gula guna mengembalikan energi yang hilang selama perjalanan menuju ke kandangnya. Pakan yang diberikan per ekor adalah 13 gram atau setar 1,3 kilogram untuk 100 ekor ayam.
  2. Jumlah 1,3 kilogram sendiri merupakan kebutuhan minimal sehingga jumlahnya dapat lebih dari nilai tersebut. Untuk pakan yang diberikan pertama kali pada DOC adalah pakan yang berupa butiran kecil pecah atau crumbles. Di hari ke dua ayam harus diberi air minum.
  3. Pada minggu kedua 43 gram per ekor. Kemudian, minggu ketiga ayam diberi makan masih sesuai dengan sebelumnya bedanya pada minggu ketiga kebutuhan pakan menjadi lebih banyak yaitu sekitar 48 gram per ekor atau 4,8 kilogram untuk 100 ekor.
  4. Untuk minggu keempat yaitu sekitar hari ke-22 hingga ke-28, pakan yang dibutuhkan disesuaikan dengan ukuran tubuh ayam. Jika ayam memiliki berat sekitar 1,25 kg artinya beratnya normal dan yang dibutuhkan per ekor sekitar 65 gram atau 6,5 kilogram untuk 100 ekor.
  5. Terakhir, minggu kelima yaitu hari ke-29 hingga ke-35 peternak perlu mengontrol kandang dan kebutuhan pangan lebih berhati-hati. Pada umur ini, ayam membutuhkan sekitar 88 gram per ekor atau sekitar 8,8 kilogram untuk 100 ekor.

Dalam perhitungan yang lebih mendalam ini kebutuhan pakan yang dibutuhkan selama 5 minggu adalah sekitar 24,7 kilogram untuk 100 ekor ayam. Biasanya dengan jumlah tersebut per ekornya bisa memilih bobot badan 1,8 hingga 2 kilogram yang sudah siap untuk dipanen.

Biaya Pakan Ternak Ayam Potong

Nah, mengingat dari jumlah pakan yang dibutuhkan tersebut dibagi juga berdasarkan periodenya. Periode starter akan diberikan ransum starter pada umur 1 hari – 4 minggu. Dalam perhitungan takaran tadi periode starter membutuhkan sekitar 16.9 kilogram crumbles untuk 100 ekor ayam broiler.

Pada fase starter, ayam ras pedaging sangat membutuhkan pakan yang kaya akan protein. Protein ini mendukung pertumbuhannya secara maksimal. Pada minggu pertama protein yang dibutuhkan sekitar 23%. Pada minggu selanjutnya protein bisa dikurangi sehingga hanya butuh 19% saja.

Rata-rata harga Rp. 500.000 per karungnya yang berbobot 50 kg. Jadi jika diasumsikan per kilogramnya seharga Rp. 10.000. Jadi, untuk 16.9 kilogram fase starter dengan pakan crumbles dibutuhkan sekitar Rp. 169.000 untuk 100 ekor.

Sekarang kita akan membahas untuk fase finishernya. Fase finisher biasanya membutuhkan pakan dengan kandungan proteins kisaran 19% hingga 20%. Pakan yang dibutuhkan biasanya berbentuk pelet dengan tujuan mengurangi limbah pakan. Contoh pakannya adalah HI-PRO-VIT 512 Bravo dari Charoen Pokphand Indonesia.

Rata-rata harga per karungnya yang berbobot 50 kg adalah Rp. 400.000. Dilihat dari hitungan takar tadi, fase finisher hanya membutuhkan 8.8 kilogram untuk 100 ekor. Bila dijumlahkan fase finisher membutuhkan biaya sekitar  Rp. 8.000 (hasil dari Rp. 400.000 dibagi 50 kilogram) dikalikan 8.8 kilogram. Hasilnya adalah Rp. 70.400.

Jadi, biaya yang dibutuhkan peternak untuk 100 ekor adalah Rp. 169.000 pada fase starter dan Rp. 70.400 untuk fase finisher. Total biaya yang dibutuhkan untuk pembelian pakan 100 ekor ayam broiler adalah Rp. 239.400. Maka, untuk 1000 ekor diperlukan sekitar Rp. 2.394.000. Harga tersebut dikumpulkan berdasarkan riset pada e-commerce tahun 2021.

Biaya Vaksin dan Vitamin Ayam Potong Broiler

Selanjutnya, kita akan membahas biaya yang dibutuhkan untuk menunjang kesehatan ayam broiler. Vitamin dibutuhkan oleh ayam broiler untuk memenuhi kebutuhan vitamin dari ayam. Vaksinasi dibutuhkan oleh ternak guna mencegah terserang penyakit selama pertumbuhannya.

Vaksin yang dibutuhkan terdiri dari berbagai macam baik melalui air minum, suntikan atau injeksi, dan tetes mata. Untuk hasil yang optimal, vaksinasi ayam broiler sendiri diprogram. Dalam hidupnya, ayam broiler membutuhkan 2 kali vaksin ND, satu kali vaksin ND-IB, dan IBD Vaccine. Hitungan tersebut adalah jumlah ideal. Berikut adalah jenis – jenis vaksin beserta harganya.

Vaksin ND (Newcastle Disease)

Vaksin ND digunakan oleh peternak unggas saat hewan ternaknya sejak masih berusia sehari atau DOC. Penyakit ND atau NewCastle Disease adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan dapat menyebar secara cepat dengan tingkat kematian yang cukup tinggi. Berikut adalah jenis vaksin ND yang digunakan pada ayam adalah:

  1. Vaksin ND Lasota dapat diberikan 3 bulan sekali dengan harga Rp. 16.000/500g atau Rp. 24.500/50 g
  2. Vaksin ND Viscerotropic yang dapat diberikan satu setengah bulan sekali dengan harga Rp. 16.000 hingga Rp. 17.000 per 500 gram-nya.
  3. Vaksin ND Killed dapat diberikan 3 bulan sekali dengan harga Rp. 65.500 per 100 gram.

Vaksin IB (Infectious Bronchitis)

Penyakit IB atau Infectious Bronchitis menyerang sistem pernapasan ayam yang menyebabkan oksigen di dalam tubuhnya berkurang. Vaksin IB diberikan melalui air minum agar mencegah ayam broiler terkena penyakit IB.

Ayam broiler akan menerima vaksin ini melalui air minum dengan takaran 3 tetes vaksin untuk 50 ml air minum. Vaksin IB diberikan minimal 1 bulan sekali. Harganya cukup terjangkau ada yang Rp. 35.000 sampai Rp. 45.000 per 100 gram. Ada pula yang seharga Rp. 65.000/100 gram.

Vaksin IBD Intermediate

Salah satu vaksin yang digunakan untuk mencegah ayam terserang penyakit gumboro adalah vaksin IBD Intermediate. Metode yang digunakan vaksin ini adalah melalui tetes mata yang dapat digunakan 2 bulan sekali. Harga vaksin IBD Intermediate seharga Rp. 25.00 per 30 gram. Adapun harga yang dijual per 3 paket vaksin yaitu Rp. 650.000.

Vaksin AI (Avian Influenza)

Untuk mencegah ayam broiler atau hewan ternak unggas lainnya dari virus influenza golongan A, vaksin AI mampu membantu pencegahan tersebut. Diketahui bahwa virus influenza golongan A ini dapat menyebabkan kematian.

Cara menggunakan vaksin ini adalah dengan metode injeksi atau suntik. Vaksin biasanya disuntikkan ke bagian dada, otot, dan bawah kulit ayam dengan dosis yang disesuaikan dengan umur ayam. Harganya sekitar Rp. 65.000 per 130 gram dan Rp. 421.000 per 850 gram.

Vaksin Gumboro A dan B

Sudah sejak lama penyakit gumboro menjadi salah satu musuh yang dihindari oleh para peternak ayam. Untuk menghindari penyakit gumboro, biasanya peternak akan memberikan vaksin Gumboro A dan B terhadap ayam broiler.

Nah, vaksin ini diberikan melalui air minum atau bisa juga diteteskan pada mulut ayam secara langsung. Takarannya sekitar 2 sampai 3 tetes. Harga Vaksinnya sendiri beragam ada yang Rp. 76.00 per 500 gram.

Budget yang dibutuhkan untuk biaya vaksin dan vitamin bisa mulai diperkirakan oleh para peternak mulai sekarang. Jangan lupa untuk memprogram jadwal vaksin agar pertumbuhan dan perkembangan ayam broiler semakin optimal.

Biaya Operasional Lain (Gaji dan Listrik)

Biaya operasional ini bisa berupa Gaji dan Listrik. Hitungannya adalah untuk satu kali masa panen atau sekitar 35 hari. Gaji dibutuhkan untuk tenaga kerja yang mengelola peternakan. Sedangkan, listrik dibutuhkan untuk kandang atau keperluan dalam beternak ayam broiler.

Biaya listrik selama 35 hari dapat berkisar sampai Rp. 150.000. Sedangkan gaji karyawan per-orangnya bisa mencapai Rp. 2.000.000. Biaya gaji sendiri disesuaikan dengan jumlah tenaga kerja. Biasanya satu peternakan terdapat 2 karyawan sehingga total gaji adalah Rp. 4.000.000.

Nah, biaya penyusutan ini merupakan gabungan dari biaya pembelian DOC atau bibit ayam, pakan, vaksin dan vitamin, serta biaya operasional. Biaya penyusutan ini menjadi salah satu indikator penyusun biaya pendapatan yang akan dibahas pada bagian selanjutnya.

Biaya Pendapatan Hasil Beternak Ayam Potong Broiler

Saat ini, biaya pendapatan sangat bergantung pada harga pasar terhadap ayam. Kali ini, kita akan membahas hitungan pendapatan dengan total 1000 ekor ayam. Pendapatan biasanya dihitung dari berat rata-rata per ekornya yang biasa dijual langsung dari kandang seharga Rp. 19.000 per kilogramnya.

Mortalitas adalah jumlah kematian ayam dan sangat berpengaruh dalam hitungan pendapatan. Misal mortalitas panen 3% dari 1000 ekor adalah 30 ekor maka total ayam yang dipanen adalah 1000 ekor – 30 ekor = 970 ekor. Mortalitas yang baik berkisar pada 2 sampai 5%.

Pendapatan

Jika total bobot ayam yang dipanen adalah 2,3 kilogram x 970 ekor jumlahnya adalah 2.231 kilogram. Total penjualan adalah Rp. 19.000 x 2.231 kilogram  = Rp. 42.389.000. Sedangkan, total biaya penyusutan untuk 1000 ekor adalah Rp. 15.050.000.

Omset atau Keuntungan Bersih

Nah, selama 35 hari atau sekali panen kiranya kita akan mendapat Rp. 42.389.000 dikurangi biaya penyusutan Rp. 15.050.000 = Rp. 27.345.000. Dalam satu tahun bisa saja modal pembuatan kandang sudah bisa terbayar. Selanjutnya tinggal menikmati keuntungannya.

Skema Permodalan

Poin penting yang satu ini adalah jenis atau model akan modal usaha apa yang akan dijalankan. Sistem atau skema permodalan menghitung modal awal hingga hasil keuntungan yang disesuaikan dengan bisnis yang dijalankan. Berikut terdapat tiga macam skema permodalan yang dapat dipilih untuk memulai budidaya ayam potong broiler.

Kemitraan

Kemitraan sendiri merupakan salah satu skema permodalan dalam usaha peternakan. Biasanya kemitraan ini adalah jalinan kerjasama antara perusahaan dengan peternak. Kemitraan ini akan bersifat kontrak pada umumnya.

Terdapat dua pihak dalam kemitraan yaitu pihak peternak yang menyediakan tenaga kerja dan kandang untuk mengurus ayam dan yang kedua pihak pemodal yang seluruh modalnya merupakan tanggung jawab dari perusahaan mitra.

Hasil panen kurang lebih akan diambil oleh mitra di mana sistem bagi hasilnya sendiri disesuaikan dengan kontrak atau perjanjian yang telah dibuat. Biasanya peternak hanya menerima hasil yang lumayan kecil mengingat peternak tidak menanggung resiko.

Begitu pula apabila terjadi gagal panen, peternak tidak menanggung resiko untuk bibit hingga pakan ayam broiler. Meski begitu, dalam perjanjian kontrak sudah dibahas bagaimana dan apa yang akan terjadi apabila gagal panen. Kedua pihak harus nego dari awal perjanjian.

Semi Kemitraan

Skema permodalan lainnya juga ada semi kemitraan. Semi kemitraan, sesuai namanya, hampir mirip dengan kemitraan namun bedanya jalinan kerjasama antara peternak dan mitra hanya memberikan pinjaman berupa bibit dan pakan.

Peternak harus memiliki kandang sendiri dan tentu juga mengelolanya. Peternak ini cukup memiliki risiko namun pendapatannya lebih baik daripada sistem kemitraan. Contohnya, jika terjadi gagal panen, peternak memiliki hutang membayar biaya tersebut kepada mitranya.

Mitra juga akan kebagian hasil yang baik dalam penjualan ayam broiler oleh peternak. Keduanya diuntungkan dalam sistem semi kemitraan. Peternak yang menjual ayam potong broiler sesuai harga pasar akan menerima uang bersih hasil penjualan dikurangi modal yang sudah dipinjamkan.

Mandiri

Sistem permodalan yang ada dilakukan pada perkiraan perhitungan pendapatan di atas disebut juga sebagai permodalan mandiri. Tidak terikat mitra manapun sehingga peternak bebas mengelola peternakannya. Namun, begitu pula dengan resiko yang ditanggung cukup besar. Bila mengalami kerugian, peternak akan mengalami rugi yang besar. Kita juga bisa ikut beternak dengan mengikuti sistem kemitraan, sehingga biasanya minim resiko dibandingkan dengan mandiri.

Keterampilan Dasar

Sebelum memulai peternakan ayam potong broiler, kita harus paham dulu bagaimana bisnis bekerja. Kita perlu melakukan analisis usaha dan banyak membaca data supaya usaha yang dijalankan dapat berjalan dengan baik dan benar. Ada banyak hal yang dapat mempengaruhi jalannya peternakan mengingat ayam juga merupakan makhluk hidup.

Memahami Kebutuhan Pasar

Yang sering disuarakan adalah kebutuhan pasar akan ayam broiler. Sebelum memulai budidaya ayam broiler, kita perlu mengetahui berapa banyaknya ayam yang dibutuhkan oleh pasar. Perlu sering membaca data yang menghitung permintaan pasar akan ayam selama setahun kebelakang.

Mengetahui Jalur Distribusi

Apa sih jalur distribusi itu? Jalur distribusi adalah bagaimana kita mendistribusikan ayam broiler hasil ternak kita kedepannya. Jalur distribusi ini sangat krusial untuk dipelajari oleh kita peternak yang menggunakan skema permodalan mandiri agar hasil panen maksimal.

Nah, karena mandiri artinya memulai semua dari nol tentunya cukup sulit untuk mendistribusikan hasilnya. Hasil peternakan ini biasanya didistribusikan pada rumah potong ayam untuk dijual lagi ke masyarakat. Sering terjadi pada peternak mandiri yang membuat ayam karkas sendiri (memotong sendiri) karena ayam hidupnya tidak terdistribusikan.

Membaca Harga Pasar

Selain memahami kebutuhan pasar, kita juga perlu memantau pergerakan harga ayam di pasaran setiap hari. Kita juga bisa mengandalkan data harga ayam selama setahun sebelumnya untuk melihat kapan harga ayam turun, kapan harga ayam naik, dan apa yang menyebabkan harga ayam naik atau turun.

Bila kita sudah paham strategi harga ayam broiler tersebut, kita bisa memperhitungkan kapan harus membeli bibit ayam untuk diternakkan dan kapan harus rehat untuk menunggu waktu yang tepat menjalankan peternakan. Strategi ini digunakan supaya kita tidak mengisi kandang terus menerus namun hasilnya rugi karena harga anjlok.

Jika punya waktu lebih, kita bisa memantau harga ayam di pasaran setiap harinya. Mengapa? Agar kita bisa mendapatkan data yang lebih akurat meskipun saat ini pandemi merusak data yang ada, namun kita masih bisa mempelajari dan mempertimbangkan usaha untuk masa depan.

Membuat SOP (Standar Operasional Prosedur)

SOP atau Standar Operasional menerapkan sebuah standar pada peternakan agar hasil produksi ayamnya berkualitas. Kita perlu membuat SOP pada ayam potong broiler yang kita rintis. Banyak-banyaklah mempelajari kehidupan ayam broiler dari segi apapun.

Misalnya, kita membaca jurnal ilmiah bagaimana kandang yang baik untuk ayam broiler, bentuk kandang yang optimal, kapan waktu yang tepat untuk memberi makan, minum, vaksin dan vitamin. Semua itu sangat berguna bagi kita untuk menambah ilmu.

Ilmu ini digunakan atau dipraktekkan pada saat kita mengelola ayam broiler yang kita ternak tersebut. Bahkan, dengan pengelolaan pakan yang baik semua ayam bisa mendapatkan porsi yang cukup. SOP atau Standar Operasional Prosedur perlu dibuat dari awal sebelum memulai segalanya.

Menjalin Kerjasama dengan Mitra

Terakhir, menjalin kerjasama dengan mitra. Mengapa menjalin kerjasama begitu penting? Karena biasanya kita akan mendapatkan konsumen yang tetap dan sistem permodalan yang memudahkan kita. Kita juga bisa membagi resiko dalam usaha peternakan tersebut.

Meskipun demikian, biasanya relasi kerja sama ini lebih condong pada sistem permodalan yang sudah dibahas sebelumnya. Jika tidak, mungkin membantu kita memahami harga pasar dan data kebutuhan pasar akan ayam broiler. Selain itu, kita juga bisa menambah ilmu dalam pendistribusian ayam broiler.

Kesimpulan

Akhirnya kita sudah sampai di penghujung artikel hitung-hitungan dalam peternakan ayam broiler. Poin utama yang perlu diingat adalah modal terdiri dari biaya kandang dan biaya penyusutan. Biaya penyusutan terdiri dari biaya DOC atau bibit ayam broiler, pakan, vaksin, vitamin, dan biaya operasional seperti listrik dan gaji.

Kita juga perlu ingat bahwa sebelum kita memulai budidaya ayam broiler, kita dapat memilih tiga opsi skema permodalan yang membantu kita menjalankan usaha ternak. Skema permodalan tersebut terdiri dari kemitraan, semi kemitraan, dan mandiri.

Selain itu, kita harus memperhatikan keterampilan dasar yang ikut menunjang keberhasilan usaha kita selanjutnya. Hal tersebut adalah membuat SOP, memahami kebutuhan dasar, harga pasar, dan jalur distribusi serta menjalin kerjasama dengan mitra.

Intinya kita bisa memulai peternakan ayam broiler dengan memperhatikan skema permodalan, biaya yang dibutuhkan hingga pendapatan dan ilmu kita akan keterampilan dasar berbisnis. Semoga bermanfaat untuk kalian yang tertarik melakukan usaha ayam potong broiler.

Untuk menjaga ketahanan pangan di Indonesia sehingga pemenuhan pasokan daging ayam menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan, Chickin hadir dengan memanfaatkan teknologi sistem IoT dalam perkandangan Micro Climate Controller. Selain itu, kami juga menyediakan Produk hilir yaitu Ayam Karkas maupun Ayam Potong untuk kebutuhan Industri.

Hubungi Customer Service Kami Untuk Info Lengkap (24 Jam ) :
☎️WA 08129732623
☎️Telegram 081214952061
www.Bolavita1.com
7 Cara Beternak Ayam Petelur bagi Pemula

7 Cara Beternak Ayam Petelur bagi Pemula

Cara Beternak Ayam Petelur bagi Pemula

1. Menyeleksi Bibit Ayam Petelur Mempengaruhi Kesuksesan Peternakan

Bibit ayam petelur adalah anak ayam yang secara genetik sudah dirancang untuk menghasilkan telur berkualitas dengan efisien.

Bibit ayam atau sering disebut Day Old Chicks (“DOC”) dapat dibeli dari umur 1 hari. Ada berbagai jenis bibit yang dijual di pasaran, seperti bibit ayam petelur, bibit ayam broiler atau pedaging, ataupun bibit ayam parent stock.

Kesuksesan peternakan ayam petelur sangatlah bergantung pada langkah pertama Anda dalam menyeleksi bibit. Pastikan Anda tidak salah membeli bibit karena ada beberapa jenis bibit ayam selain petelur.

Ciri-ciri DOC Ayam Berkualitas

Bukanlah hal yang sulit untuk menyeleksi bibit. Anda bisa memperhatikan ciri fisik bibit ayam yang baik dengan mudah, sebagai berikut :

  1. Mata yang cerah dan bening
  2. Berat badan yang cukup
  3. Bersuara nyaring dan lincah
  4. Bulu bersih
  5. Tanpa cacat

Kualitas dari bibit ayam, tentunya dipengaruhi oleh kualitas induk ayam dan perawatannya. Jika induk ayam mengonsumsi pakan yang berkualitas, rutin mendapat vaksin, dan hidup dalam kandang yang higenis, maka anak ayam yang dihasilkan juga akan berkualitas.

Oleh karena itu, pastikan Anda membeli bibit ayam petelur dari peternakan yang bereputasi baik. Peternakan tersebut haruslah memiliki fasilitas yang bersih, hangat, dan punya akses air bersih yang baik untuk diminum oleh ayam. Selain itu, kualitas pakan ayam juga harus Anda perhatikan karena mempengaruhi kondisi bibit ayam petelur yang dihasilkan.

2. Persiapkan Kandang yang Nyaman dan Higenis

Kandang merupakan salah satu komponen penting dalam keberhasilan peternakan Anda. Kandang menjadi tempat tinggal ayam selama masa hidupnya, dan tentunya dapat mempengaruhi pertumbuhan dan tingkat produktivitasnya.

Untuk membuat kandang yang baik, Anda sebaiknya mempertimbangkan terlebih dahulu berapa banyak ayam yang ingin Anda miliki dan berapa anggaran Anda untuk membuat kandang. Setelah itu, Anda bisa memulai langkah-langkah untuk membangun kandang ayam sebagai berikut :

  1. Pilih lokasi yang bagus
  2. Tentukan jenis kandang
  3. Tentukan luas kandang yang diperlukan
  4. Beri fasilitas utama yang harus ada
  5. Perhatikan tempat pakan
  6. Perhatikan tempat minum
  7. Atur pencahayaan

 

3. Pemberian Pakan untuk Peternakan Ayam Petelur

Pakan Ayam Petelur

Pakan merupakan sumber nutrisi yang menentukan kualitas dari produk ternak Anda, baik daging maupun telur. Ada banyak perusahaan yang tersedia di seluruh dunia, yang memproduksi pakan komersial dan suplemen pakan ayam petelur. Anda dapat membeli pakan dari pasar lokal atau membuat pakan di rumah Anda sendiri.

Dari manapun sumbernya, Anda sebaiknya memastikan bahwa pakan dan suplemen yang Anda berikan diperkaya dengan nilai makanan esensial. Protein, vitamin dan mineral sangat penting untuk ayam petelur karena akan mempengaruhi kualitas telur, kesuburan dan kesehatan ayam petelur.

Selain kandungan gizinya, Anda juga sebaiknya memberi pakan sesuai dengan umur ayam. Ayam yang baru lahir dan ayam dewasa yang bertelur tentunya membutuhkan gizi yang berbeda. Jika diberi pakan tepat sesuai dengan kebutuhan, maka ayam dapat tumbuh dengan lebih baik.

Setelah memberi pakan, Anda juga perlu memperhatikan apakah ada ayam yang tidak mau makan. Hal tersebut bisa menjadi pertanda adanya penyakit dan bisa mengakibatkan ayam mati.

4. Pengelolaan Air untuk Peternakan Ayam Petelur

Kesehatan ayam bergantung pada pasokan air minum yang murni, bersih dan segar. Anda harus menyediakan air yang cukup sesuai dengan kebutuhan ayam petelur Anda. Tentukan tempat yang cocok untuk menyimpan pot air di dalam kandang unggas. Usahakan pasokan air sedikit dingin di cuaca panas, dan air sedikit panas di cuaca dingin.

Pada minggu-minggu pertama setelah lahir, banyak anak ayam tidak mau minum air setelah dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Jadi, Anda harus membuat sistem air minum yang memadai di rumah induk mereka, dan Anda harus melatih mereka untuk minum air. Campurkan glukosa 5% dengan air, supaya mereka mudah mendapatkan energi.

Berikut tips-tips pengelolaan air untuk bibit ayam :

  1. Pastikan bibit ayam punya akses ke air bersih sepanjang waktu
  2. Jangan menggunakan piring biasa untuk menyediakan air
  3. Bersihkan wadah air setiap hari
  4. Jangan membuat bibit ayam berjalan jauh untuk mendapatkan air
  5. Pastikan bibit ayam minum sebelum mulai makan.

5. Pentingnya Vaksinasi untuk Peternakan Ayam Petelur

Program vaksinasi akan menguatkan sistem kekebalan tubuh ayam, sehingga dapat mencegah ayam terinfeksi penyakit. Dengan demikian, kerugian akibat ayam terserang penyakit dapat dihindari. Keuntungan utama dari vaksin pada ayam adalah sebagai berikut:

  • Pemberian vaksin yang tepat waktu membuat daya tahan anak ayam meningkat.
  • Membantu melindungi ayam dari penyakit unggas menular.
  • Prevalensi penyakit akan berkurang.
  • Angka kematian akan berkurang.
  • Tingkat kematian yang rendah sehingga tingkat produksi meningkat dan keuntungan Anda meningkat.

6. Produksi Telur dari Peternakan Ayam Petelur

Produksi telur dari peternakan ayam petelur tergantung pada perawatan dan manajemen peternakan. Ayam petelur mulai bertelur secara komersial sejak usia 18-19 minggu. Mereka akan tetap bertelur terus hingga usia 72-78 minggu. Mereka dapat menghasilkan sekitar satu kilogram telur dengan mengkonsumsi sekitar 2,25 kilogram makanan selama masa bertelur mereka.

Jika ayam Anda dirawat dan dikelola dengan baik, maka produktivitas dan keuntungannya akan tinggi. Berikut tingkat produksi telur pada ayam secara umum, meskipun produktivitas dari setiap ayam bisa berbeda-beda tergantung kualitas bibitnya:

  • Pada usia 20 minggu pertama, sekitar 5% ayam mulai bertelur.
  • Sekitar 10% ayam mulai bertelur pada usia 21 minggu.
  • Ketika mereka mencapai usia 26 hingga 30 minggu, mereka akan menghasilkan sangat banyak telur.
  • Setelah bertelur dalam jumlah maksimum, mereka biasanya berhenti bertelur selama beberapa hari.
  • Dan setelah periode ini, produksi telur mereka mungkin berkurang secara perlahan.
  • Tingkat bertelur dan ukuran telur meningkat secara bertahap.
  • Ayam tumbuh sampai usia 40 minggu.
  • Berat dan ukuran telur meningkat hingga usia 50 minggu.

7. Penyimpanan Telur yang Baik

Setelah mendapatkan hasil produksi berupa telur, langkah penting selanjutnya adalah menyimpan telur. Telur merupakan bahan pakan yang bisa cepat rusak jika tidak disimpan dengan benar. Penyimpanan yang salah dapat membuat peternakan Anda merugi. Tentunya Anda tidak ingin usaha Anda menjadi sia-sia bukan?

Agar telur dapat bertahan lama, simpan telur di ruangan yang sejuk dengan suhu sekitar 13 derajat celcius dan diangkut dalam truk tertutup. Suhu yang dingin dapat memperlambat proses pembusukan telur. Sayangnya, banyak toko yang menjual telur tapi tidak menyimpannya dalam kondisi ideal. Dalam situasi rumah dan toko, cara penyimpanan terbaik adalah dengan menyimpannya pada suhu lemari es normal (4-6 derajat celcius).

Hubungi Customer Service Kami Untuk Info Lengkap (24 Jam ) :
☎️WA 08129732623
☎️Telegram 081214952061
www.Bolavita1.com

6 Cara Beternak Ayam Kampung dengan Modal Kecil, Cocok untuk Pemula

6 Cara Beternak Ayam Kampung dengan Modal Kecil, Cocok untuk Pemula

 Ayam kampung merupakan salah satu jenis ayam yang banyak dimintai, baik daging ataupun telurnya. Masyarakat banyak mengenalnya sebagai ayam kampung karena jenis ayam ini ciri khasnya adalah hidup di wilayah perkampungan atau pedesaan.

 

Maka dari itu, biasanya pemberiaan pakan ayam pun juga terbilang masih sangat alami dan jauh dari bahan-bahan kimia. Sebagaimana yang banyak digunakan pada ayam petelur dan ayam boiler. Oleh sebab itu, dari segi kesehatan pun ayam kampung relatif sangat aman dikonsumsi.

Meningkatnya rasa kepedulian akan kesehatan di mata masyarakat sendiri tentunya juga semakin membuat konsumsi ayam kampung di pasaran menjadi meningkat. Oleh sebab itu, tidak heran jika kemudian peningkatan permintaan pasar terhadap ayam kampung cukup tinggi. Tentunya ini memberikan sebuah peluang usaha bagi Anda berupa budidaya ayam kampung yang pastinya akan menguntungkan untuk melakukan cara beternak ayam kampung untuk membantu Anda yang ingin memulai menekuni usaha ini.

Untuk mengetahui dengan rinci, berikut ini kami telah rangkum untuk Anda 6 cara beternak ayam kampung dengan modal kecil

1. Persiapan Kandang

Cara beternak ayam kampung pada tahap awal adalah mempersiapkan kandang. Kandang ini merupakan tempat dimana nanti ayam kampung dapat diternak. Sebaikanya siapkan lokasi kandang yang berjarak tidak terlalu jauh dari rumah. Agar tentunya lebih mudah dalam pemgawasan. Agar lebih jelas maka Anda bisa menyimak hal-hal berikut ini:

  • Buat kandang tertutup yang mengelilingi lokasi agar ayam tidak berkeliaran dan menganggu tetangga.
  • Anda bisa membuat kandang menggunakan bambu yang dianyam atau dipaku.
  • Dinding kandang harus rapat agar tidak bisa dimasuki hewan liar seperti anjing atau hewan buas lainnya.
  • Tinggi kandang minimal 3 meter, sebab jika dibawah 3 meter dikhawatirkan ayam masih dapat terbang untuk melewatinya.
  • Sekat kandang menjadi dua bagian, dimana satu bagian untuk ayam dewasa dan satu yang untuk ayam yang kelas baru mulai di tetaskan.
  • Setelah kandang siap, maka anda bisa langsung memulai tahapan budidaya.
  • Seminggu sebelum di tempati sebaiknnya kandang dibersihkan dan disemprot menggunakan pestisida agar tentunya parasit-parasit yang ada mati dan tak menganggu prosea budidaya.

2. Pemilihan Indukan

Cara beternak ayam yang selanjutnya adalah melakukan pemilihan indukan. Indukan inilah yang kemudian akan menghasilkam telur dan anakan ayam kampung yang kelak akan bisa dibudidayakan dan mulai di jual. Indukan yang baik, tentunya akan memiliki ketuturan yang baik. Oleh sebab itu, anda wajib memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Indukan jantan harus memiliki suara kokokan yang lantang, bulu yang mengkilap, serta sehat dan tidak mengalami kecacatan, selain itu pejantan juga harus aktif bergerak dan cukup agresif.
  • Untuk indukan betina Anda bisa memilih yang memiliki warna yang menarik, ukuran tubuh sudah besar dan siap untuk dikawinkan, bulu mengkilap, sehat dan tidak cacat, serta memiliki gerakan yang aktif.
  • Untuk perbandingan pejantan dan betina yang ideal sebenarnya tidak ada patokan.
  • Anda bahkan bisa mengisi 10 betina dan 1 pejantan dalam kandang.
  • Setelah memastikan indukan siap bereproduksi maka tentunya anda bisa langsung memasukkan semua indukan dalam kandang.
  • Tahap selanjutnya adalah mengawinkan kedua indukan agar sang betina dapat bertelur dan proses budidaya dapat terus berlanjut.

3. Proses Pengawinan Indukan

Cara beternak ayam kampung selanjutnya memasuki proses pengawinan indukan. Setelah indukan dilepas di kandang, maka selama beberapa hari mereka akan beradaptasi dengan lingkungannya.

Jangan lupa untuk memberikan pakan tambahan. Proses perkawinan akan dilakukan oleh kedua indukan jika keduanya telah siap kawin. Anda tidak bisa mempercepat proses perkawinan, sebab hal ini berlangsung secara alamiah. Anda hanya bisa menunggu hingga kedua indukan melakukan perkawinan.

Setelah kedua indukan melakukan perkawinan. Anda tetap harus memberikan pakan secara teratur sebanyak 3 kali dalam sehari. Pakan yang diberikan dapat berupa pelet dan dikombinasikan dengan jagung giling atau jagung pipilan. Keberhasilan perkawinan akan ditunjukkan dengan cara si betina biasanya akan lebih rewel.

Dalam artian ia akan terus berkokok, ini menandakan bahwa sudah saatnya ia bertelur. Maka yang perlu anda lakukan adalah memisahkannya dan memindahkannya ke lokasi kandang sebelah sebagai tempat sementara untuk sang betina bertelur. Biasanya ayam akan bertelur paling sedikit 5 butir dan bisa mencapai 14 biji telur untuk sekali bertelur.

4. Proses Penetasan Telur

Cara beternak ayam berikutnya adalah proses penetasan telur. Biasanya, proses penetasan ini dilakukan secara manual atau buatan. Jika ditetaskan melalui cara buatan waktu yang dibutuhkan lebih singkat yakni hanya 14-20 hari.

Sedangkan jika ditetaskan secara alami membutuhkan waktu yang lebih lama yakni sekitar 25-35 hari saja. Untuk itu, menetaskan secara manual akan lebih menguntungkan dala budidaya. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Buatlah kotak penetasan dengan ukuran yang sudah di tentukan.
  • Beri lampu tambahan dengan daya 10 watt.
  • Anda bisa menggunakan lampu bohlam atau lampu neon.
  • Letakkan telur di bawah lampu, kemudian biarkan hingga telur menetas.
  • Setelah 14-20 hari maka telur akan mulai menetas,setelah ini maka perawatan dan pemeliharaan intensif harus mulai di lakukan.

5. Memelihara Anakan Ayam Kampung

Setelah telur mulai menetas, maka Anda wajib melakukan pemeliharaan dengan intensif. Pemeliharaan yang dilakukan ialah tentunya memberi pakan. Pakan yang digunakan juga merupakan pakan khusus dan minum yakni jagung yang digiling dengan halus. Pakan ini diberikan hingga anakan berusia 2 bulan. Baru setelah lewat dua bulan,  anakan dapat dipindahkan ke kandang dewasa.

6. Proses Penjualan

Cara beternak ayam kampung yang terakhir adalah proses penjualan. Setelah berumur 1-3 bulan maka anakan ayam kampung sudah bisa di jual ke pasaran. Namun, tentunya tidak hanya berpatokan dengan  umur saja, sebab pastinya berat atau bobot tubuh ayam juga akan menentukan nilai jual.

Biasanya bobot ayam yang sudah ideal untuk dijual dan di konsumsi antara 1-2 kg. Ini tergantung dengan permintaan di pasaran. Sebab tentu kita harus mengikuti bobot standar yang biasa ada di pasaran. Selain daging, pastinya komoditas lain dari budidaya ayam kampung yang dapat dijual adalah telur ayam.

Hubungi Customer Service Kami Untuk Info Lengkap (24 Jam ) :
☎️WA 08129732623
☎️Telegram 081214952061
www.Bolavita1.com
10 Jenis-jenis Ayam di Indonesia

10 Jenis-jenis Ayam di Indonesia

Ayam merupakan binatang yang cukup familiar di Indonesia.

Bukan hanya untuk dibudidayakan saja, kebanyakan orang pun memilih untuk memelihara hewan yang khas dengan suaranya tersebut.

Selain itu, ayam juga biasanya dijadikan salah satu olahan kuliner yang lezat dan enggak jarang jadi makanan favorit bagi semua kalangan usia.

Bahkan, olahan daging yang satu ini sering dikonsumsi saat perayaan besar nasional, seperti Hari Raya Idul Fitri dan Natal.

Nah, pada artikel kali ini CekAja bakal membahas informasi mengenai jenis-jenis ayam di Indonesia. Kenapa?

Soalnya nih, kebanyakan diantara kita hanya memahami bahwa ayam “lokal” itu adalah ayam buras atau yang lebih populer dengan sebutan ayam kampung.

Jenis-jenis Ayam di Indonesia

Seperti yang dikutip dari berbagai sumber, berikut ini kami rangkum informasi mengenai jenis-jenis ayam di Indonesia.

Beberapa diantaranya disebut hanya bisa dipelihara konglomerat lho!

1. Ayam Tukung

Ayam Tukung - 10 Jenis-jenis Ayam di Indonesia

Ayam Tukung merupakan salah satu dari jenis-jenis ayam di Indonesia yang cukup langka untuk ditemukan.

Ciri khasnya terletak pada bentuk fisiknya sendiri, yang mana ayam ini tidak memiliki bulu pada ekornya.

Karena hal itu pula, ayam endemik yang katanya berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat ini hanya bisa dipelihara oleh para konglomerat.

Selain dipelihara, Ayam Tukung pun sering digunakan untuk ritual dengan dunia ghaib.

Namun, kadang kala juga digunakan oleh beberapa masyarakat suku adat untuk upacara atas rasa syukur kepada alam.

2. Ayam Pelung

Ayam Pelung - 10 Jenis-jenis Ayam di Indonesia

Jika tadi berbicara mengenai jenis ayam yang langka, sekarang kita beralih ke jenis ayam yang “lokal” banget, yakni Ayam Pelung.

Hewan yang termasuk dalam jenis-jenis ayam di Indonesia ini, termasuk ayam buras khas tanah air yang banyak ditemukan di daerah Cianjur, Jawa Barat.

Suara kokokannya yang unik dan berirama jadi salah satu unggulan dari Ayam Pelung.

Bahkan saking khasnya suara kokokan dari ayam tersebut, orang-orang yang memeliharanya sering mengikutsertakan Ayam Pelung dalam ajang kontes berkokok lho.

3. Ayam Ayunai

Ayam Ayunai - 10 Jenis-jenis Ayam di Indonesia

Masih dari jenis ayam lokal, selanjutnya ada Ayam Ayunai yang berasal dari Jayapura, Papua.

Jenis ini memiliki bentuk tubuh yang oval dan cenderung lebih besar ketimbang jenis-jenis ayam kampung biasa.

Keunikannya terletak pada bagian leher yang tampak gundul, karena bulunya hanya terdapat pada bagian bawah tembolok hingga ekor.

Ayam Ayunai sendiri termasuk dalam jenis ayam petelur dengan produksi peneluran bisa mencapai 14 butir.

Hal ini juga lah yang membuat ayam kampung tersebut dianggap cocok untuk dibudidayakan.

4. Ayam Ciparage

Ayam Ciparage - 10 Jenis-jenis Ayam di Indonesia

Jenis-jenis ayam di Indonesia lainnya yang mesti kamu ketahui adalah Ayam Ciparage.

Ini adalah jenis ayam petarung lokal terbaik yang berasal dari daerah Ciparage, Karawang, Jawa Barat.

Konon Ayam Ciparage pertama kali dimiliki oleh keturunan bangsawan, yaitu Duke Raden Adipati Singaperbangsa, yang merupakan seorang Pangeran Kekaisaran Sunda.

Dikatakan ayam petarung, karena menurut sejarah dulunya ayam jenis adalah ayam liar, yang kemudian di ikutsertakan dalam ajang sabung ayam melawan ayam jago.

Perawakannya yang gagah dengan bulu yang lebat di bagian ekor, menjadi salah satu daya tarik dari ayam lokal tersebut.

5. Ayam Balenggek

Ayam Balenggek - 10 Jenis-jenis Ayam di Indonesia

Ayam Balenggek adalah jenis ayam lokal Indonesia yang banyak ditemukan di daerah Sumatera Barat, tepatnya di Kecamatan Payung Sekaki dan Tigo Lurah.

Pada jenis pejantannya, ayam ini memiliki suara kokokan yang unik seperti Ayam Pelung.

Bahkan, Balenggek yang tergolong dalam jenis ayam penyanyi ini memiliki kokok kan yang bervariasi, mulai dari 6 tingkatan hingga 24 tingkatan.

Ayam Balenggek jarang sekali ditemukan di daerah lain di Indonesia ataupun dunia.

Karena memang, jenis ini merupakan hasil dari persilangan antara ayam merah dan ayam kampung di sekitar kawasan Sumatera Barat tersebut.

6. Ayam Cemani

Ayam Cemani - 10 Jenis-jenis Ayam di Indonesia

Kerap dijual dengan harga yang fantastis yakni sekitar 25 jutaan Rupiah, menjadikan Ayam Cemani sebagai salah satu dari jenis-jenis ayam di Indonesia yang katanya cuma bisa dimiliki oleh orang “berduit” saja.

Warna dari tubuh yang dimiliki oleh jenis unggas ini sendirilah yang membuatnya dipasarkan dengan harga tinggi.

Ya, Ayam Cemani memiliki warna tubuh yang cenderung hitam, bahkan bukan hanya dari tampilan luarnya saja, namun juga daging hingga darahnya.

Tak sedikit masyarakat yang memelihara hewan ini karena anggapan bahwa Ayam Cemani dapat membawa keberuntungan bagi pemiliknya.

Apalagi seperti yang kita tahu, kebanyakan orang Indonesia masih amat percaya dengan yang namanya mitos.

Jadi, wajar saja ya kalau harga jual dari Ayam Cemani tinggi.

7. Ayam Bali

Ayam Bali - 10 Jenis-jenis Ayam di Indonesia

Seperti namanya, jenis unggas yang satu ini bisa kamu temukan dengan mudahnya di Bali.

Konon, Ayam Bali banyak dipelihara untuk di ikutsertakan dalam ajang sabung ayam, karena bentuk fisiknya yang dinilai sangat “atletis”.

Akan tetapi seiring dengan perkembangan zaman, Ayam Bali seringnya dipelihara sebagai ayam hias dengan tampilannya yang eksotis.

Pada pejantan, ayam ini memiliki bobot tubuh di atas 2.5 kg, sementara untuk jenis betina memiliki bobot tubuh rata-rata 2 kg.

Baca juga : 3 Poin Penting Dalam Pemeliharaan Ayam Cemani

8. Ayam Bangkalan

Ayam Bangkalan - 10 Jenis-jenis Ayam di Indonesia

Beralih dari Bali, sekarang mari kita berkenalan dengan Ayam Bangkalan khas Madura. Hewan yang termasuk dalam jenis-jenis ayam di Indonesia ini paling seringnya dibudidayakan, karena tingkat produksi telurnya yang pesat.

9. Ayam Banten

Ayam Banten - 10 Jenis-jenis Ayam di Indonesia

Jenis-jenis ayam di Indonesia berikutnya yang harus kamu tahu adalah Ayam Banten.

Perawakannya yang tinggi dengan bentuk badan panjang, membuat ayam jenis ini sering disamakan dengan Ayam Bangkok.

Sifat alaminya yang tidak pantang menyerah meski dihadapkan dengan ayam yang lebih besar lah, yang membuatnya banyak dipelihara untuk dijadikan ayam petarung.

Meski begitu, sayangnya untuk urusan adaptasi, Ayam Banten kurang handal dalam hal tersebut.

Bahkan ayam jenis ini dianggap tidak bisa berkembang biak dengan baik dan cenderung sering mati.

10. Ayam Bekisar

Ayam Bekisar - 10 Jenis-jenis Ayam di Indonesia

Terakhir, jenis-jenis ayam di Indonesia yang CekAja ulas pada poin ini adalah Ayam Bekisar.

Jenis unggas ini termasuk dalam ayam lokal hasil persilangan antara ayam hutan hijau jantan dengan ayam kampung betina.

Ayam ini paling sering ditemukan di Jawa Timur, salah satunya Madura. Keunikannya terletak pada bulunya yang eksotis sekaligus suara kokoknya yang dinilai sangat merdu.

Ayam Berkisar ini bisa kita bedakan dalam 3 jenis, yaitu Gallus aenus, Gallus temminckii, dan Gallus violaceus.

Nah, itu dia jenis-jenis ayam di Indonesia.

Meski beberapa diantaranya dijual dengan harga mahal, namun kalau kamu termasuk penggemar ayam hias, maka jenis unggas tersebut sangat worth it untuk dipelihara lho.

Selain dijadikan peliharaan, jenis-jenis ayam tersebut juga berpotensial untuk dijadikan peluang usaha.

Memang sih, untuk urusan modalnya tentu enggak sedikit yang mesti kamu keluarkan.

Hubungi Customer Service Kami Untuk Info Lengkap (24 Jam ) :
☎️WA 08129732623
☎️Telegram 081214952061
www.Bolavita1.com
3 Poin Penting Dalam Pemeliharaan Ayam Cemani

3 Poin Penting Dalam Pemeliharaan Ayam Cemani

3 Poin Penting Dalam Pemeliharaan Ayam Cemani

Bagi pecinta ayam hias, mungkin ayam cemani merupakan salah satu dari daftar ayam hias yang harus dimiliki. Selain karena keeksotisan warnanya, ayam cemani juga cukup mudah dalam segi pemeliharaan dan perawatannya, para pemula juga bisa mengikuti. Apa saja poin pentingnya? Yuk simak penjelasan di bawah ini!

1. Penentuan Kandang Ayam Cemani Sebagai Tempat Mereka Hidup dan Tinggal.

Disaat kita memelihara ayam, hal yang utama terpikirkan adalah kandang, tempat dimana hewan peliharaan akan hidup dan tinggal. Untuk kandang ayam cemani, yaitu tergantung dari umur ayam. Jika masih DOC atau bibit, kandang bisa berupa kotak / kardus yang diberi lampu sebagai penghangat. Setelah beranjak besar, ayam cemani bisa dipindahkan ke dalam kandang yang juga lebih besar. Setelah umur 3 bulanan, jenis kandang yang digunakan bisa berupa kandang umbaran. Kandang umbaran dapat memuat banyak ayam. Nah, jika ayam cemani Anda sudah berusia dewasa dan siap untuk dikawinkan, maka ayam cemani bisa dipindahkan ke dalam kandang yang lebih kecil yang muat sekitar 6 ekor ayam cemani dewasa.

Salah satu jenis kandang yang bisa digunakan ialah kandang besi seperti di gambar diatas, namun Anda juga bisa mengumbar ayam cemani Anda. | Cemani di Kandang Hijau

Salah satu jenis kandang yang bisa digunakan ialah kandang besi seperti di gambar diatas, namun Anda juga bisa mengumbar ayam cemani Anda. | Cemani di Kandang Hijau

2. Pemberian Pakan Yang Tepat Untuk Menunjang Pertumbuhannya

Selain kandang, poin penting dalam pemeliharaan ayam cemani ialah mengenai pakan. Pakan ayam cemani umumya sama dengan ayam – ayam kampung lainnya. Hanya saja banyak masyarakat mempercayai bahwa dengan memberikan pakan ayam berupa ketan hitam dapat membuat seluruh bagian ayam berwarna hitam termasuk darahnya. Namun hal ini masih belum dapat dibuktikan secara jelas, karena yang mempengaruhi warna tubuh bukanlah pada makanan tetapi gen ayam cemani itu sendiri.

Dalam menyusun pakan ayam cemani atau ayam pada umumnya, peternak dapat menyusun pakan ayam sendiri dengan menggunakan bahan yang banyak tersedia pada lingkungan sekitar. Pakan ayam dilihat dari bentuknya dapat berupa butiran dan tepung. Berikut adalah bentuk – bentuk pakan ayam dan jenis yang bisa diberikan untuk ayam cemani Anda :

Voer untuk pakan ayam cemani merupakan salah satu pakan ayam cemani yang berbentuk butiran, nutrisi yang terkandung juga sudah cukup komplit. | Seonggok voer.

Voer untuk pakan ayam cemani merupakan salah satu pakan ayam cemani yang berbentuk butiran, nutrisi yang terkandung juga sudah cukup komplit. | Seonggok voer.

1. Pakan Ayam Butiran 

Pakan butiran merupakan makanan yang tersaji dalam bentuk butiran misalnya jagung, ketan hitam, gabah, beras merah, kacang hijau, kacang kedelai, dan lain sebagainya. Pemberian pakan ini dapat dilakukan 2 kali sehari yaitu pada waktu pagi hari dan sore hari.

2. Pakan Ayam berupa Tepung 

Pakan ayam berbentuk tepung merupakan pakan campuran dari bahan – bahan yang telah digiling. Tujuan diberikannya pakan tepung ini agar makanan mudah untuk dicerna oleh perut ayam. Bahan – bahan makanan yang biasa di campur adalah tepung jagung, tepung ikan, tepung kacang hijau, tepung kacang kedelau, dan tepung daging. Makanan berbiji maupun tepung agar susunanya lebih lengkap biasanya masih ditambah dengan sayur yang sudah dicacah atau dicampur dengan grit (pecahan – pecahan rumah siput) ini bertujuan agar membantu percernaan makanan.

3. Penanganan Saat Masa Bertelur, Mengeram, Hingga Menetas

Produktivitas ayam cemani memiliki keterkaitan dengan sistem pemeliharaan, apakah itu umbaran ataukah dikandangkan. Seekor betina yang diumbar bisa menghasilkan telur sekitar 56-77 butir per tahun. Sedangkan yang dipelihara dalam kandang baterai bisa mencapai 215 butir per tahun. Adanya perbedaan itu karena ayam yang dipelihara di kandang baterai hanya bertelur, tidak mengerami dan mengasuh anak-anaknya. Untuk itu guna memaksimalkan produktivitas, betina ayam cemani bisa bertelur saja. Sedangkan telur bisa dititipkan pada indukan ayam lain.

Telur ayam cemani bisa ditetaskan secara tradisional dengan induknya, bisa juga dengan dimasukkan ke dalam mesin penetas. | Telur Cemani

Telur ayam cemani bisa ditetaskan secara tradisional dengan induknya, bisa juga dengan dimasukkan ke dalam mesin penetas. | Telur Cemani

Setelah betina bertelur sekitar 8-15 butir, betina akan mengerami telurnya. Pada saat ini betina diletakkan pada kandang khusus bertelur atau kandang untuk mengeram agar tidak terganggu pejantannya. Anda juga bisa menggunakan mesin penetas untuk menetaskan telurnya. Setelah 21 hari telur mulai menetas. Anakan yang menetas dapat diasuh indukannya sendiri atau diletakkan dalam kandang berpenghangat. Makanan anakan berupa voer atau BR murni, tanpa campuran atau tambahan air. Setelah anakan agak besar, makanan dapat ditambah dengan bekatul atau dedak. Hal itu dilakukan agar pengeluaran karena bahan pakan ternak dapat dikurangi. Agar memudahkan menelan, maka bisa ditambahkan air.

Baca Juga  : Jenis-Jenis Ayam Kate Sebagai Ayam Hias Yang Perlu Diketahui

Ayam Cemani memiliki warna hitam hampir di seluruh tubuhnya, keculai pada bagian lidah dan darah. | Ayam Cemani

Ayam Cemani memiliki warna hitam hampir di seluruh tubuhnya, keculai pada bagian lidah dan darah | Ayam Cemani

Nah, bagaimana, cukup mudah bukan? Memelihara ayam cemani ini memang bisa dilakukan oleh siapa saja, dan jumlahnya tidak harus banyak. Anda bisa memulai dengan satu atau dua ekor terlebih dahulu. Dan Anda bisa bebas memilih apakah Anda akan memulai memelihara ayam cemani dari usia anakan atau indukan. Jika Anda ingin memelihara ayam cemani dari usia indukan, sudah tahukah Anda tentang ciri-ciri ayam cemani indukan yang baik? Bagaimana cara melihat apakah indukan tersebut bagus? Kami akan bagikan tips nya dibawah ini, yuk simak!

Tips Memilih Indukan Ayam Cemani yang Baik

Indukan ayam cemani atau ayam cemani dewasa memiliki beberapa ciri yang bisa dijadikan acuan untuk menentukan apakan indukan tersebut baik atau tidak. Ayam Cemani dewasa mencapai tinggi sekitar 60 cm, lingkar dada 34 cm dan rentang sayap sekitar 25 cm. Sementara betina dewasa mencapai tinggi sekitar 50 cm, lingkar dada 27 cm dan rentang sayap 21 cm. Ayam Cemani dengan ciri-ciri diatas dapat dijadikan indukan yang bagus agar dapat menurunkan sifat yang baik kepada keturunannya nanti. Indukan juga harus sehat, mempunyai nafsu makan yang bagus dan dari keturunan yang bagus juga.

Ayam cemani yang akan dijadikan indukan diletakkan dalam kandang khusus dengan komposisi pejantan 1 berbanding 4-5 betina. Makanan indukan berupa voer atau BR. Bisa ditambah bahan pakan bekatul atau jagung giling. Ada yang meyakini perlu diberi makanan berupa beras ketan hitam agar menghasilkan warna yang benar-benar hitam. Namun hal tersebut belum bisa dibuktikan kebenarannya.

 

Memelihara ayam cemani bisa Anda mulai dari memelihara ayam dengan usia dewasa atau indukan, lalu Anda kembangbiakkan hingga beranak pinak. | Seekor ayam cemani dewasa

Tertarik Memelihara Ayam Cemani?

Dengan kemudahan dalam hal pemeliharaannya, tentu Anda sebagai pecinta ayam hias tertarik dengan ayam cemani, bukan? Jangan khawatir, kami menyediakan ayam cemani dari usia 1 bulan hingga indukan dengan harga yang terjangkau. Pengiriman pun bisa kami kirimkan ke seluruh daerah di Indonesia. Lalu, berapa harga ayam cemani?

Harga Ayam Cemani 

Ayam cemani merupakan ayam yang memiliki karakteristik yang unik dan berbeda dengan ayam pada umumnya, sehingga nilai jualnya memiliki harga yang sangat tinggi. Alasan inilah yang membuat peluang usaha ayam cemani kian menjanjikan.

Tetapi sebelum memulai beternak ayam cemani tentunya peternak harus mempersiapkan segala persiapan dan fasilitas yang ada. Mulai dari modal, lokasi peternakan, pakan ayam hingga segi pemasaran yang harus selalu diperhatikan. Dengan menjual ayam cemani, peternak dapat mendapatkan keuntungan yang relatif lebih besar.

Banyak yang masih mempercayai bahwa ayam cemani memiliki darah hitam, namun sepengetahuan kami sebagai peternak hal itu tidak benar. | Gagahnya ayam cemani

Banyak yang masih mempercayai bahwa ayam cemani memiliki darah hitam, namun sepengetahuan kami sebagai peternak hal itu tidak benar. | Gagahnya ayam cemani

Harga ayam cemani dipasaran dijual dengan harga yang relatif tinggi mulai dari harga Rp 100.000 – Rp 600.000 kita dapat membawa pulang ayam cemani yang memiki corak yang sangat indah ini. Ayam cemani dijual berdasarkan usia pada ayam, semakin besar usianya maka akan semaki tinggi harga yang ditawarkan.

Harga Ayam Cemani di Jualayamhias.com : 

1 Bln Rp95.000/ekor
2 Bln Rp135.000/ekor
3 Bln Rp185.000/ekor
4 Bln Rp235.000/ekor
5 Bln Rp285.000/ekor
Dewasa Rp535.000/ekor

BOLAVITA agen resmi sabung terbaik dan terpercaya |  www.bolavita1.com

Hubungi Customer Service Kami Untuk Info Lengkap (24 Jam ) :
☎️WA 08129732623
☎️Telegram 081214952061
www.Bolavita1.com
Jenis-Jenis Ayam Kate Sebagai Ayam Hias Yang Perlu Diketahui

Jenis-Jenis Ayam Kate Sebagai Ayam Hias Yang Perlu Diketahui

Siapa yang tidak mengenal unggas. Jenis hewan ternak satu ini merupakan kelompok burung yang dapat dimanfaatkan baik dari daging, telur, atau bahkan bulunya. Unggas sendiri merupakan bagian dari ordo galliformes (ayam dan kalkun) serta anseriformes (bebek).

Dan saat ini unggas telah banyak dijadikan sebagai hewan peliharaan yang juga diternakkan untuk menghasilkan keuntungan. Salah satunya ialah ayam kate

Ayam katai atau ayam kate merupakan jenis ayam dengan ukuran kecil atau kerdil dalam pertumbuhannya. Meskipun dalam jenis ayam, kate diternakkan bukan dijadikan sebagai ayam pedaging dan petelur, melainkan digunakan sebagai ayam hias.

 

Jenis Ayam Kate

1. Ayam kate serama

Jenis kate pertama yakni kate serama. Ayam yang dijuluki ayam sombong ini, banyak diminati masyarakat sebagai ayam hias. Dengan postur dada yang membusung, serama sering dijadikan sebagai ayam pertunjukkan yang juga dipertandingkan.

Jika anda merawat dengan baik ayam serama, anda dapat mengikutsertakan perlombaan. Semakin banyak

2. Ayam kate jepang

Kate Jepang memiliki bulu berwarna kuning keemasan degan tambahan aksen warna putih pada ujung ekor dengan jengger serta pialnya yang memiliki ukuran besar dan berwarna merah, serta memiliki kaki yang lebih pendek berwarna kuning campur jingga. Kate ini berasal dari Negara Sakura loh, sesuai dengan namanya.

3. Ayam kate batik

Sesuai dengan namanya, jenis kate ini memiliki bulu dengan corak warna layaknya batik. Pada ujung-ujung bulunya memiliki corak yang mirip dengan batik.

ayam kate batik

Memiliki bentuk garis hitam layaknya lukisan malam (lilin) pada warna bulu putih polos, membuat masyarakat menyebut kate ini sebagai kate batik.

4. Ayam kate putih

Sesuai dengan namanya jenis kate ini memiliki warna bulu putih bersih dengan tampilan warna cengger yang lebih terang atau cerah.

ayam kate putih

Kontras dengan warna bulunya, dengan tambahan corak warna hitam di bagian ujung ekornya.

5. Ayam kate ceper

ayam kate ceper

Ayam kate ceper memiliki postur kaki yang lebih pendek dibanding ayam kate biasanya. Jadi bentuknya terlihat lebih mungil.

6. Ayam kate kampong

Merupakan jenis kate biasa yang umumnya dipelihara oleh masyarakat. Bentuknya biasa dan belum disilangkan dengan ayam jenis lain. yang artinya ras asli ayam kate biasa.

 

Baca Juga : Ayam Hias Yang Cocok Dipelihara di Rumah

7. Ayam kate Kanada

Ayam kate kanada

Jenis kate Kanada tidak berbeda jauh dengan ayam kate batik, dimana memiliki corak bulu seperti batik atau coraknya rapi dan membentuk pola dengan warna dasar bulunya perpaduan hitam dan keemasan

8. Ayam kate walik

ayam kate walik

Jenis ayam satu ini merupakan hasil persilangan antara ayam kate biasa yang dikawinkan dengan ayam walik. Persilangan tersebut menghasilkan ayam kate dengan bulu yang terbalik.

9. Ayam kate emas

Sesuai dengan namanya, kate emas memiliki warna bulu keemasan. Warnanya bulunya cenderung berkilau dan cerah.

ayam kate emas

Kate ini sering di ikutkan pertunjukan atau lomba, karena keindahan bulunya.

10. Ayam kate kapas

Ayam hias satu ini, memiliki bulu yang indah mengembang dengan folikel pada bulu yang melekat satu dengan lainnya, sehingga nampak seperti kapas.

Warna bulunya umumnya cokelat, hitam, putih. Ayam yang berasal dari China ini memiliki warna yang gelap cenderung hitam pada kulit hingga ke daging dan juga tulang.

Jenis Ayam Kate Yang Bagus

Kate dengan jenis bagus serta berkualitas yakni adalah ayam kate berbulu (jenis brahma, Conchins, dan Sultan), ayam kate tanpa bulu kaki (Yokohama, polandia, araucanas, Sisilia buttercups, dan Buck eyes), ayam kate dengan jambul mekar dan bulu kaki (jenis sebright dan rosecombs), ayam kate jambul tanpa bulu kaki (jenis leghoms, australorps, dan islans reds), dan kate pertunjukkan dengan postur badan ramping dan kaki panjang.

Hubungi Customer Service Kami Untuk Info Lengkap (24 Jam ) :
☎️WA 08129732623
☎️Telegram 081214952061
www.Bolavita1.com
7 Keajaiban dan Misteri Ayam Cemani

7 Keajaiban dan Misteri Ayam Cemani

 

Tidak diragukan lagi, ayam cemani adalah ‘Lamborghini’-nya dunia ayam. Bagaimana tidak, ayam khas Indonesia ini tergolong spesies langka dan harganya sangat mahal.

Menurut laporan Nautilus, seekor anakan ayam cemani yang berumur satu hari bisa terjual dengan harga Rp 2,5 juta lebih di Amerika. Bahkan, harga itu akan meningkat berkali-kali lipat di pasar gelap.

Di balik harga yang sangat mahal itu, ayam dengan warna hitam di bagian luar dan dalam tubuhnya itu ternyata menyimpan banyak misteri dan keajaiban yang jarang diketahui oleh orang. 7 Hal ini contohnya.

Terkenal sejak zaman Majapahit



Pemilik pertama dari ayam cemani diklaim petapa sakti bernama Ki Ageng Mangkuhan. Namun, dulu ayam itu dikatakan memiliki paruh berwarna putih dan sempat dipakai untuk mengobati penyakit anak seorang pejabat di daerah itu.

Setelah sukses mengobati penyakit anak tadi ayam itu dikawinkan dengan sesama ayam hitam legam lain. Tetapi, anak ayam yang dihasilkan justru berwarna hitam legam dengan paruh yang juga hitam. Alhasil, ayam itu akhirnya diberi nama cemani atau dalam bahasa Sansekerta berarti hitam legam.

Ayam cemani jadi pelengkap upacara adat

 

Dengan seluruh keunikan yang dimilikinya, ayam cemani sering digunakan dalam berbagai ritual dan upacara adat, misalnya upacara pembuatan candi.

Ayam cemani diyakini mempunyai kekuatan magis yang dan bisa menolak bala Dengan seluruh keunikan yang dimilikinya, ayam cemani sering digunakan dalam berbagai ritual dan upacara adat, misalnya upacara pembuatan candi.

Ayam cemani diyakini mempunyai kekuatan magis yang dan bisa menolak bala (perbuatan jahat) yang dilakukan oleh makhluk halus.(perbuatan jahat) yang dilakukan oleh makhluk halus.

Ayam cemani tak simpan pertanda buruk

 

Ayam cemani diketahui memiliki warna tubuh hitam dengan prosentase 100 persen. Mulai dari daging, paruh, mata, lidah, bulu, daging, hingga tulangnya berwarna hitam.

Meskipun memiliki warna serba hitam, ayam cemani tidak membawa pertanda buruk seperti yang banyak dibicarakan orang. Bahkan, semakin hitam ayam cemani, dikatakan semakin membuat pemiliknya beruntung. Bukan karena faktor mistis, tetapi harganya yang semakin mahal.

Walaupun begitu, masyarakat Indonesia masih sangat percaya bila memelihara ayam cemani bisa mendatangkan keberuntungan lain bagi si pemilik

Ini 3 jenis ayam cemani yang disebut miliki kekuatan magis.

 

 

Walau terlihat hampir sama, ayam cemani dibedakan menjadi beberapa jenis menurut kekuatan magis yang dimilikinya. Totalnya ada 3 jenis, yakni cemani Widitra, Warastratama, dan Kaikayi.

Ciri cemani Widitra

 

 

adalah memiliki sapuan garis di leher, dada, paruh, dan selangkangan. Cemani jenis ini dipercaya memiliki kekuatan gendam asmara dan penangkal bala.

Sementara itu,

 

cemani Warastratama

 

biasanya kerap ditemui sebagai pelengkap upacara ritual.

Dan yang terakhir,

cemani Kaikayi

 

bisa ditandai dengan bulu hitam biru laut. Cemani jenis ini diketahui bisa mengangkat santet.

Cemani semakin langka
Tidak salah bila harga ayam cemani bisa mencapai puluhan juta rupiah, salah satu alasannya adalah karena ayam ini sangat langka.Berdasarkan data BackyardChickenCoops, jumlah ayam cemani di seluruh Bumi sekitar 3500 ekor saja. Ayam ini hanya bisa dibudidayakan di Indonesia dan beberapa negara Eropa saja.Di Indonesia sendiri, peternak ayam cemani semakin langka. Hal itu sering disebut terjadi akibat anggapan ternak ayam cemani bertentangan dengan agama karena ayam cemani identik dengan ritual kuno.

Mengapa warna cemani bisa hitam?

Berdasarkan penelitian, warna hitam legam ayam cemani terjadi akibat kondisi genetik unik yang disebut fibromelanosis. Kondisi ini menyebabkan mutasi sel yang berfungsi di sel tubuh ayam.

Ilmuwan Swedia, Leif Adersson, menemukan bila gen yang bermutasi itu adalah gen ‘endothelian-3’ (EDN-3). Gen ini membuat lapisan sel epidermis di seluruh bagian tubuh ayam cemani menghasilkan pigmen (warna) hitam.Jumlah gen EDN-3 pada ayam cemani dewasa sendiri diketahui lebih banyak hingga 10 kali lipat dibanding ayam biasa.

Telurnya berwarna putih
Hal misterius yang terus diteliti oleh ilmuwan adalah mengapa telur ayam cemani masih berwarna krem atau putih tulang dengan beberapa bintik merah muda. Ya, berbeda dengan warna tubuhnya, telur ayam cemani tidak berwarna hitam.

Saat disinari dengan senter pun bagian dalam telur ayam cemani terlihat sama dengan telur kebanyakan. Warna hitam baru akan muncul setelah embrio ayam cemani muncul. Hal ini sekaligus menjadi tanda bila telur ayam cemani itu subur dan bisa menetas.

Menurut prediksi ilmuwan, warna putih telur itu muncul karena proses mutasi fibromelanosis yang terjadi pada sel ayam cemani tidak menular pada cangkang telur. Hal ini disebabkan cangkang telur terdiri dari kristal kalsium karbonat yang pada dasarnya sama di hampir semua jenis ayam.

Sumber: Nautil.us, Nautilus, Daily Mail, “Sukses Berternak ‘Ayam Ritual’ Cemani karya Agus Nugroho, dan “Beternak Ayam Cemani” karya Sudrajad

Agen Resmi Sabung Ayam | www.bolavita1.com

Hubungi Customer Service Kami Untuk Info Lengkap (24 Jam ) :
☎️WA 08129732623
☎️Telegram 081214952061
www.Bolavita1.com
Cara Beternak dan Perawatan Ayam Hias Kapas

Cara Beternak dan Perawatan Ayam Hias Kapas

Cara Beternak dan Perawatan Ayam Hias Kapas

Ayam kapas merupakan salah satu ayam unik yang memiliki bulu yang halus seperti kapaselain tampilahnnya yang sangat cocok dijadikan ayam hias, namun ayam kapas juga salah satu ayam petelur dan memiliki daging yang empuk dan juga enak. Ayam kapas mampu menghasilkan telur dalam jumlah banyak. Oleh sebab itu ayam ini sangat cocok dibudidayakan. Untuk menghasilkan ayam kapas kualitas unggul, maka para peternak wajib mengetahui atat cara dalam menernak ayam kapas, terutama bagi peternak pemula yang ingin menbudidayakan ayam kapas dalam kurun waktu yang lama.

 

Kandang

Sebelum memutuskan untuk menernak ayam kapas, sebaiknya membuat kandang sebagai tempat tinggal ayam. Kandang bisa dibuat dengan menggunakan material bamboo ataupun kayu. Membuat kandanga yang luas juga sangat dianjurkan agar ayam kapas dapat bergerak dengan bebas. Pastikan kandang menghadap kearah terbitnya matahrai agar sinarnya langsung mengenai kandang dan kandang juga harus cukup mendapatkan sinar matahari

Kebersihan kandang

Yang harus diperhatikan jika ingin ayam kapas selalu sehat ialah kebersihan dari kandangnya. Bersihkan kandanga ayam secara berkala agar tidak ada hama yang biasa menyerang ayam dan ayam pun dapat terhindar dari penyakit.

Pemberian pakan

Tidak ada yang istimewa dalam hal pemberian pakan ayam kapas, makanan pun hamper sama dengan jenis ayam negeri lainnya. Seperti nasi, jagung, gabah, kedelai dan dedak. Untuk ayam kapas yang masih anakan cukup berikan voer yang akan membantu pertumbuhan ayam.Pakan anak ayam kapas Untuk merawat ayam kapas yang masih kecil perlu sekali diberikan lampu pijar didalam kandang ayam, agar anak ayam tersebut mendapatkan kehangatan, karena pada usia kecil anakan ayam sangat mudah sekali terkena penyakit. Catatan penting untuk pelaku ayam kapas ialah harus memperhatiakan kebersihan kandanga, karena ayam kapas sangat terkenal dengan bulunya yang halus maka kebersihan kandanga harus benar-benar diperhatikan selain itu kandanga yang bersih akan membuat ayam kapas tumbuh dan berkembang dengan baik. Jika salah satu ayam kapas mulai terkena penyakit, segeralah periksa kemudian sterilkan kandang supaya penyakit tersebut tidak menyebar keayam lainnya, kemudian pisahkan ayam-ayam yang terkena penyakit dari ayam yang sehat. Untuk para pemula dalam memelihara ayam kapas, sebaiknya jangan dilakukan dengan jumlah ayam yang banyak, cobalah dengan menernak ayam kapas dalam jumlah kecil. Supaya ketika terjadi hal yang tidak diinginkandapat menekan biaya kerugian.
Hal lain yang harus diperhatikan dalam memelihara ayam kapas ialah :

Baca Juga : Model Latihan Otot Sayap Yang Baik Buat Ayam Bangkok Aduan

Memilih bibit

Pilihkan bibit ayam kapas kualitas unggulan, perhatikan juga kesehatannya. Karena ayam yang sehat akan menghasilkan telur yang bagus kemudian menetas menjadi ayam yang sehat.

Memilih pakan

Meskipun makanan ayam kapas sama dengan ayam lainnya, namun perlu diperhatikan makanannya. Jangan berikan pakan ayam dengan kondisi yang buruk karena akan mempengaruhi kesehatan ayam.

Vitamin

Agen Resmi Sabung Ayam Filipina

Sah-sah saja jika ingin diberikan vitamin, namun harus vitamin ayam yang cocok diberikan. Jika ayam mengalami gejala yang aneh ketika diberikan vitamin hentikan pemakain sementara.

Hubungi Customer Service Kami Untuk Info Lengkap (24 Jam ) :
☎️WA 08129732623
☎️Telegram 081214952061
www.Bolavita1.com